Sistem Monitoring Terpadu Berbasis Web sebagai Sarana Pengawasan Aplikasi Internal di Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kuantan Singingi
DOI:
https://doi.org/10.65359/sintika.2025.14.155Keywords:
Sistem Monitoring, Aplikasi Internal, Berbasis Web, Pengawasan, E-GovernmentAbstract
Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kuantan Singingi sebagai instansi yang bertanggung jawab dalam pengelolaan teknologi informasi daerah menghadapi permasalahan terkait proses monitoring aplikasi internal yang masih dilakukan secara terpisah dan belum terintegrasi dalam satu sistem terpadu. Kondisi tersebut menyebabkan keterlambatan informasi, kesulitan dalam pemantauan kinerja aplikasi, serta kurang optimalnya proses pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem monitoring terpadu berbasis web sebagai sarana pengawasan aplikasi internal di Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kuantan Singingi. Sistem dikembangkan menggunakan teknologi berbasis web dengan fitur utama berupa pemantauan status aplikasi, pengelolaan data aplikasi, pelaporan kondisi sistem, serta pengaturan hak akses pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem monitoring terpadu berbasis web mampu menyediakan informasi kondisi aplikasi secara terpusat dan real-time, sehingga mempermudah proses pengawasan dan evaluasi kinerja aplikasi internal. Selain itu, sistem yang dikembangkan dapat meningkatkan efektivitas pengelolaan aplikasi serta mendukung pengambilan keputusan oleh pihak manajemen. Dengan demikian, sistem monitoring terpadu ini diharapkan dapat menjadi solusi dalam meningkatkan kualitas pengelolaan teknologi informasi di lingkungan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kuantan Singingi.
Downloads
References
Alshawi, S., Missi, F., & Irani, Z. (2011). Organizational, technical and data quality factors in CRM adoption—SMEs perspective. Industrial Marketing Management, 40(3), 376–383. https://doi.org/10.1016/j.indmarman.2010.08.006
Davis, F. D. (1989). Perceived usefulness, perceived ease of use, and user acceptance of information technology. MIS Quarterly, 13(3), 319–340. https://doi.org/10.2307/249008
DeLone, W. H., & McLean, E. R. (2003). The DeLone and McLean model of information systems success: A ten-year update. Journal of Management Information Systems, 19(4), 9–30. https://doi.org/10.1080/07421222.2003.11045748
Heeks, R., & Bailur, S. (2007). Analyzing e-government research: Perspectives, philosophies, theories, methods, and practice. Government Information Quarterly, 24(2), 243–265. https://doi.org/10.1016/j.giq.2006.06.005
Laudon, K. C. (2015). Management information systems and digital transformation. Journal of Information Systems Education, 26(1), 1–8.
Mulyani, S., & Purnama, B. E. (2018). Pengembangan sistem informasi monitoring berbasis web untuk meningkatkan pengawasan data. Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer, 5(3), 327–334. https://doi.org/10.25126/jtiik.201853657
Reddick, C. G., & Turner, M. (2012). Channel choice and public service delivery in Canada: Comparing e-government to traditional service delivery. Government Information Quarterly, 29(1), 1–11. https://doi.org/10.1016/j.giq.2011.03.005
Setiawan, D., & Nugroho, E. (2019). Sistem monitoring aplikasi berbasis web pada instansi pemerintahan daerah. Jurnal Sistem Informasi, 15(2), 89–98. https://doi.org/10.21609/jsi.v15i2.812
Susanto, A., & Meiryani. (2019). The impact of information system quality on organizational performance. Journal of Engineering and Applied Sciences, 14(5), 1362–1367.
Wirtz, B. W., & Daiser, P. (2018). A meta-analysis of empirical e-government research and its future research implications. International Review of Administrative Sciences, 84(1), 144–163. https://doi.org/10.1177/0020852315599047
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Bima Gewantri (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Copyright & License
Hak Cipta (Copyright)
Seluruh artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini berada di bawah hak cipta masing-masing penulis. Penulis mempertahankan hak cipta penuh atas karya mereka, dengan memberikan jurnal hak untuk pertama kali mempublikasikan artikel tersebut.
Dengan menerbitkan artikel dalam jurnal ini, penulis menyetujui bahwa karyanya akan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0), yang memungkinkan orang lain untuk:
- Berbagi – Menyalin dan mendistribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun.
- Menyesuaikan – Mengubah, menyusun ulang, dan membuat turunan dari materi untuk kepentingan apa pun, termasuk tujuan komersial.
Namun, setiap penggunaan harus memenuhi syarat sebagai berikut:
- Atribusi (BY) – Pengguna harus memberikan kredit yang sesuai kepada penulis asli, mencantumkan tautan ke lisensi, dan menyatakan apakah ada perubahan yang dibuat.
- Berbagi Serupa (SA) – Jika materi diubah atau disusun ulang, hasilnya harus dilisensikan dengan lisensi yang sama (CC BY-SA 4.0).
Ketentuan Lisensi
- Dengan mengirimkan artikel ke jurnal ini, penulis setuju bahwa artikel mereka akan dipublikasikan di bawah lisensi CC BY-SA 4.0.
- Penulis tetap memiliki hak untuk mendistribusikan versi yang telah diterbitkan (misalnya di repositori institusional atau situs web pribadi) dengan tetap mencantumkan publikasi awal di jurnal ini.
- Jurnal ini mengizinkan dan mendorong penulis untuk mengunggah artikel mereka ke repositori atau platform lain sebelum dan selama proses pengiriman artikel, untuk meningkatkan visibilitas dan dampak penelitian.
