ANALISIS PENERAPAN SISTEM INFORMASI ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN PUBLIK DISDUKCAPIL KUANSING
DOI:
https://doi.org/10.65359/mandala_bakti.v2i1.84Keywords:
SIAK, pelayanan publik, administrasi kependudukan, MBKMAbstract
Pelayanan administrasi kependudukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kuantan Singingi masih menghadapi berbagai kendala, khususnya pada aspek efisiensi pelayanan, konsistensi alur kerja, serta optimalisasi pemanfaatan sistem digital, terutama Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis penerapan SIAK serta memberikan pendampingan dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik. Metode pengabdian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi selama pelaksanaan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan SIAK mampu mempercepat proses verifikasi data kependudukan, mengurangi kesalahan pencatatan, dan meningkatkan akurasi serta ketepatan pendataan penduduk. Namun demikian, pelaksanaan SIAK masih menghadapi kendala berupa keterbatasan sumber daya manusia, permasalahan teknis perangkat, serta pemanfaatan fitur sistem yang belum optimal. Secara keseluruhan, penerapan SIAK memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan efektivitas layanan administrasi kependudukan, meskipun diperlukan penguatan kompetensi operator dan peningkatan infrastruktur teknologi untuk mendukung keberlanjutan layanan.
References
1. Alamsyah, R. (2023). Evaluasi infrastruktur jaringan dalam mendukung layanan administrasi kependudukan digital. Jurnal Sistem Informasi Pemerintahan, 12(1), 55–67. https://doi.org/10.24198/jsip.v12i1.45231
2. Dewi, N. L. (2020). Pengaruh kompetensi operator terhadap kualitas layanan e-government. Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer, 7(2), 201–210. https://doi.org/10.25126/jtiik.202072193
3. Hasanah, R., & Putra, D. (2020). Optimalisasi pelayanan publik berbasis SIAK pada pemerintah daerah. Jurnal Administrasi Publik Indonesia, 5(3), 145–158. https://doi.org/10.31764/japi.v5i3.23311
4. Hartono, B. (2021). Analisis kualitas data kependudukan pada sistem administrasi digital. Journal of Information Systems Research, 9(1), 33–44. https://doi.org/10.52643/jisr.v9i1.38152
5. Kurniawan, A. (2022). Kompetensi sumber daya manusia dalam penerapan aplikasi layanan publik berbasis cloud. Jurnal Transformasi Digital, 4(2), 89–101. https://doi.org/10.56893/jtd.v4i2.77223
6. Lee, J. (2020). Digital transformation in public administration: Challenges for developing countries. International Journal of E-Government Studies, 6(1), 12–27. https://doi.org/10.1587/ijegs.2020.119
7. Lestari, F. (2020). Efektivitas sistem pengelolaan dokumen kependudukan berbasis elektronik. Jurnal Informatika dan Komputer, 8(4), 250–258. https://doi.org/10.31294/jik.v8i4.8112
8. Marlina, S. (2023). Evaluasi kesesuaian data pada layanan administrasi kependudukan digital. Jurnal Ilmu Administrasi Negara, 11(1), 77–88. https://doi.org/10.33369/jian.v11i1.59381
9. Pratama, W. (2021). Tantangan stabilitas jaringan dalam implementasi SIAK online. Jurnal Teknologi Pemerintahan, 3(2), 102–113. https://doi.org/10.36787/jtp.v3i2.54230
10. Rahman, A. (2022). Digital public service enhancement in Southeast Asia: A comparative study. Asian Journal of Public Sector Innovation, 4(3), 123–138. https://doi.org/10.1108/ajpsi.2022.456
11. Ramadhani, I. (2022). Analisis kendala teknis pada pelayanan administrasi kependudukan berbasis daring. Jurnal Pelayanan Publik Digital, 2(1), 45–55. https://doi.org/10.20885/jppd.vol2.iss1.art5
12. Sari, M. (2022). Kolaborasi perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam peningkatan layanan publik. Jurnal Pengabdian Masyarakat Berbasis Teknologi, 1(3), 89–98. https://doi.org/10.24853/jpmbt.1.3.8998
13. Setiawan, Y. (2020). Penerapan sistem informasi dalam administrasi pemerintahan desa. Journal of Government Informatics, 2(2), 66–75. https://doi.org/10.46367/jgi.v2i2.291
14. Singh, R. (2019). E-government adoption in developing economies: Infrastructure, literacy, and governance challenges. International Journal of Digital Society, 10(1), 41–51. https://doi.org/10.20533/ijds.2040.2570.2019.0049
15. Yusuf, M. (2023). Peran mahasiswa dalam mendukung peningkatan kualitas layanan publik berbasis teknologi. Jurnal Pengembangan Sumberdaya Manusia, 6(1), 23–34. https://doi.org/10.54783/jpsdm.v6i1.99123
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nurma wilis, Wipi Rapiqoh, Sindi Marsesa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Copyright & License
Hak Cipta (Copyright)
Seluruh artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini berada di bawah hak cipta masing-masing penulis. Penulis mempertahankan hak cipta penuh atas karya mereka, dengan memberikan jurnal hak untuk pertama kali mempublikasikan artikel tersebut.
Dengan menerbitkan artikel dalam jurnal ini, penulis menyetujui bahwa karyanya akan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0), yang memungkinkan orang lain untuk:
- Berbagi – Menyalin dan mendistribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun.
- Menyesuaikan – Mengubah, menyusun ulang, dan membuat turunan dari materi untuk kepentingan apa pun, termasuk tujuan komersial.
Namun, setiap penggunaan harus memenuhi syarat sebagai berikut:
- Atribusi (BY) – Pengguna harus memberikan kredit yang sesuai kepada penulis asli, mencantumkan tautan ke lisensi, dan menyatakan apakah ada perubahan yang dibuat.
- Berbagi Serupa (SA) – Jika materi diubah atau disusun ulang, hasilnya harus dilisensikan dengan lisensi yang sama (CC BY-SA 4.0).
Ketentuan Lisensi
- Dengan mengirimkan artikel ke jurnal ini, penulis setuju bahwa artikel mereka akan dipublikasikan di bawah lisensi CC BY-SA 4.0.
- Penulis tetap memiliki hak untuk mendistribusikan versi yang telah diterbitkan (misalnya di repositori institusional atau situs web pribadi) dengan tetap mencantumkan publikasi awal di jurnal ini.
- Jurnal ini mengizinkan dan mendorong penulis untuk mengunggah artikel mereka ke repositori atau platform lain sebelum dan selama proses pengiriman artikel, untuk meningkatkan visibilitas dan dampak penelitian.


